
Berikut ini disadur dari “True Liberty in a
New Media Age,” oleh Craig Parshall, National Religious Broadcasters, 15
Sept. 2011: Kebijaksanaan dan praktek dari beberapa penyedia layanan
internet dan platform raksasa “media baru” di internet yang bersifat
interaktif, telah diselidiki dan dievaluasi untuk menentukan seberapa
besar resiko organisasi-organisasi ini yang sedang melakukan sensor
terhadap pandangan-pandangan Kristiani.
Perusahaan-perusahaan yang di-review adalah: Apple dan toko iTunes
App-nya, Facebook, MySpace, Google, Twitter, dan ISP Comcast, AT&T,
dan Verizon. Kesimpulan kita adalah bahwa ide-ide Kristiani dan
pandangan-pandangan agawami lainnya sedang menghadapi bahaya sensor yang
nyata dan jelas di berbagai platform komunikasi berbasis web.
Apple telah dua kali menghilangkan aplikasi yang mengandung konten
Kristen dari iTunes App Store-nya. Dalam dua kasus itu, Apple mengakui
bahwa kedua app itu ditolak karena pandangan Kristen ortodoks di
dalamnya dianggap terlalu menyinggung.
Dari 425.000 app yang tersedia bagi iPhone-nya Apple, satu-satunya
yang Apple sensor karena isinya (yang sebenarnya legal) adalah app
(aplikasi) yang berisikan pandangan Kristen.
Raksasa search-engine seperti Google sendiri di masa lampau telah
melakukan kejahatan sensor anti-agama. Karena alasan isi yang
terkandung, Google menolak untuk menayangkan iklan anti-aborsi dari
sebuah organisasi Kristen, suatu isu yang telah memicu tuntutan
pengadilan di Inggris. Juga, pada bulan Maret 2011, Google membuat
aturan baru untuk program “Google for non-profits”nya, suatu program web
tool yang special yang disediakan secara gratis. Namun, program “Google
for Nonprofit” tidak diijinkan digunakan oleh organisasi kristen,
organisasi agama, maupun organisasi yang bersifat menentang pernikahan
sesama jenis.
Facebook telah ber-partner dengan para pendukung hak homoseksual
untuk menghentikan berbagai isi dalam situs jaringan sosial tersebut
yang dianggap “anti-homoseksual,” dan mereka berpartisipasi dalam
program-progam yang mendukung gay.
Semua ini memberi petunjuk bahwa konten Kristen yang kritis terhadap
homoseksual, pernikahan sesama jenis, atau hal-hal serupa, beresiko
terkena sensor suatu hari.
Sumber: Charisma News / STT GITS / Graphe Ministry / Way of Life / Christianity Today
cakka.web.id