-
-
-
This is default featured slide 3 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.
-
This is default featured slide 4 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.
-
This is default featured slide 5 title
Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.This theme is Bloggerized by NewBloggerThemes.com.
Pergaulan Remaja Kristen
Pergaulan
Sejak semula
manusia diciptakan Tuhan untuk saling bersekutu (bergaul) dengan seluruh
ciptaan Tuhan (semua mahluk). Jika kita membaca Kejadian 1 : 28 tentang :
“Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu,
berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala
binatang yang merayap di bumi”. Perintah Tuhan itu bukanlah semata-mata
menunjuk kepada perintah untuk berkeluarga dan berketurunan, serta menguasai
segala mahluk. Tapi perlu dilihat bahwa perintah dimana Tuhan menginginkan
manusia itu untuk membentuk pergaulan baik diantara sesama manusia juga
terhadap mahluk lain. Bagaimana pergaulan itu tercipta dan terjalin antara
sesama dalam keluarga, pun bagaimana pergaulan dengan mahluk lainnya.
Sejarah perjalanan bangsa Israel dari Mesir menuju Kanaan, pun menggambarkan bagaimana keinginan Tuhan membentuk satu persekutuan antara sesama di tengah-tengah satu bangsa. Selama kurun waktu 40 tahun (perjalanan dari Mesir ke Kanaan) Tuhan memberikan waktu untuk proses pembentukan satu bangsa yaitu bangsa Israel, waktu yang cukup lama. Sejarah itu menorehkan satu pemahaman yang besar, dimana persekutuan / pergaulan yang baik di tengah-tengah sesama dan pergaulan yang benar antara manusia (bangsa) dengan Tuhan, akan mendatangkan berkat. Dan sebaliknya pergaulan yang tidak benar akan mendatangkan malapetaka dan hukuman. Untuk itulah sebagai umat Kristen kita perlu mengingat kembali panggilan dan perintah Tuhan untuk dapat bergaul dengan baik dan benar terhadap : alam (mahluk lain), sesama manusia, dan Tuhan.
Sejarah perjalanan bangsa Israel dari Mesir menuju Kanaan, pun menggambarkan bagaimana keinginan Tuhan membentuk satu persekutuan antara sesama di tengah-tengah satu bangsa. Selama kurun waktu 40 tahun (perjalanan dari Mesir ke Kanaan) Tuhan memberikan waktu untuk proses pembentukan satu bangsa yaitu bangsa Israel, waktu yang cukup lama. Sejarah itu menorehkan satu pemahaman yang besar, dimana persekutuan / pergaulan yang baik di tengah-tengah sesama dan pergaulan yang benar antara manusia (bangsa) dengan Tuhan, akan mendatangkan berkat. Dan sebaliknya pergaulan yang tidak benar akan mendatangkan malapetaka dan hukuman. Untuk itulah sebagai umat Kristen kita perlu mengingat kembali panggilan dan perintah Tuhan untuk dapat bergaul dengan baik dan benar terhadap : alam (mahluk lain), sesama manusia, dan Tuhan.
Bergaul
dengan Alam (Mahluk lain)
Tuhan menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya, termasuk manusia dan mahluk lain dengan sempurna, indah dan penuh kedamaian serta cinta kasih. Namun sejak manusia jatuh ke dalam dosa, mengakibatkan terjadinya perubahan penciptaan, hidup yang indah dan penuh kedamaian berganti dengan kehidupan yang penuh dengan kekacauan dan permusuhan. Akibat tirani dosa, permusuhan antar ular dan manusia pun terjadi, pembunuhan (kisah Kain dan Habel) pun mulai terlahir, kekerasan hidup pun mulai nampak, persaingan-persaingan pun tidak dapat dihindarkan. Dan kenyataan itu pun harus kita rasakan sampai sekarang ini. Bagaimana manusia yang pada mulanya diperintahkan untuk menguasai alam serta isinya dengan pengertian mengusahakan dan mengembangkannya dengan baik menjadi berubah dengan menguasainya dan mempergunakannya dengan semena-mena. Alam dan segala isinya pun menjadi sasaran kesemena-menaan dan keberingasan manusia. Pengrusakan tumbuh-tumbuhan, pemusnahan binatang-binatang, pengeksploitasian alam yang mengakibatkan kerusakan di semua belahan dunia. Dan kalau boleh saya katakan, sebaliknya pun alam dan mahluk lain pun kini benar-benar membuat permusuhan yang besar terhadap manusia. Ini terbukti dari banyaknya bencana alam yang terjadi, gempa, banjir, kekeringan, musim yang tidak menentu, ditambah lagi penyakit yang disebabkan oleh binatang-binatang, antraks, DBD, Flu burung, dsb. Pergaulan manusia dengan ciptaan lain sudah betul-betul rusak dan menimbulkan dampak yang sangat merugikan bagi semuanya. Untuk itu, sudah saatnya sebagai umat Kristen kita mengkaji ulang tentang panggilan dan perintah penciptaan itu, untuk hidup dalam damai sejahtera dalam persekutuan dan pergaulan yang baik terhadap alam dan segala mahluk ciptaan lainnya.
Tuhan menciptakan langit dan bumi beserta segala isinya, termasuk manusia dan mahluk lain dengan sempurna, indah dan penuh kedamaian serta cinta kasih. Namun sejak manusia jatuh ke dalam dosa, mengakibatkan terjadinya perubahan penciptaan, hidup yang indah dan penuh kedamaian berganti dengan kehidupan yang penuh dengan kekacauan dan permusuhan. Akibat tirani dosa, permusuhan antar ular dan manusia pun terjadi, pembunuhan (kisah Kain dan Habel) pun mulai terlahir, kekerasan hidup pun mulai nampak, persaingan-persaingan pun tidak dapat dihindarkan. Dan kenyataan itu pun harus kita rasakan sampai sekarang ini. Bagaimana manusia yang pada mulanya diperintahkan untuk menguasai alam serta isinya dengan pengertian mengusahakan dan mengembangkannya dengan baik menjadi berubah dengan menguasainya dan mempergunakannya dengan semena-mena. Alam dan segala isinya pun menjadi sasaran kesemena-menaan dan keberingasan manusia. Pengrusakan tumbuh-tumbuhan, pemusnahan binatang-binatang, pengeksploitasian alam yang mengakibatkan kerusakan di semua belahan dunia. Dan kalau boleh saya katakan, sebaliknya pun alam dan mahluk lain pun kini benar-benar membuat permusuhan yang besar terhadap manusia. Ini terbukti dari banyaknya bencana alam yang terjadi, gempa, banjir, kekeringan, musim yang tidak menentu, ditambah lagi penyakit yang disebabkan oleh binatang-binatang, antraks, DBD, Flu burung, dsb. Pergaulan manusia dengan ciptaan lain sudah betul-betul rusak dan menimbulkan dampak yang sangat merugikan bagi semuanya. Untuk itu, sudah saatnya sebagai umat Kristen kita mengkaji ulang tentang panggilan dan perintah penciptaan itu, untuk hidup dalam damai sejahtera dalam persekutuan dan pergaulan yang baik terhadap alam dan segala mahluk ciptaan lainnya.
Bergaul
dengan Sesama
Pergolakan Rohani Remaja
Pergolakan Remaja
Nara
Sumber:
Pdt.Dr. Paul
Gunadi
Abstrak:
Masa remaja
adalah masa pergolakan. Salah satu pergolakan yang kerap dialami remaja adalah
pergolakan rohani di mana remaja mulai menolak nilai-nilai yang tadinya dianut.
Berikut akan dipaparkan penyebab pergolakan ini dan tanggapan yang sebaiknya
diberikan orangtua
Masa remaja
adalah masa pergolakan. Salah satu pergolakan yang kerap dialami remaja adalah
pergolakan rohani di mana remaja mulai menolak nilai-nilai yang tadinya dianut.
Berikut akan dipaparkan penyebab pergolakan ini dan tanggapan yang sebaiknya
diberikan orangtua.
- Pada masa remaja anak mengembangkan kemampuan berpikir abstrak dan melihat jauh ke muka. Lewat kemampuannya berpikir abstrak, remaja mulai memertanyakan hal-hal yang ia alami atau lihat. Jika sebelumnya semua dilihat dan diterima tanpa pertanyaan, sekarang dengan kemampuannya berpikir abstrak, remaja mulai memertanyakan hal-hal yang dianggap tidak masuk akal. Pada masa inilah mungkin remaja melihat ketidakadilan di dalam dunia dan mengaitkannya dengan keadilan Tuhan. Ia mulai bertanya, jika Tuhan ada, mengapakah Ia membiarkan ketidakadilan terus merajalela?
Arti Dari "Buah Roh"
BUAH ROH
Paulus
menyebutkan dalam Galatia 5: 22-23 buah Roh yang harus nampak dalam kehidupan
orang kristen. Buah Roh itu ialah kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran,
kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan dan penguasaan diri.
Menurut
kesaksian Alkitab, buah roh ini tidak akan dapat dimiliki oleh seseorang dengan
usaha sendiri. Sebab hidup manusia telah dikuasai oleh dosa dan telah kehilangan
kemuliaan Allah (Roma 3:23). Kita dapat melihat misalnya dalam Yohanes 15: 1-8.
Sebatang ranting tidak akan dapat mengeluarkan buah anggur apabila ia tidak
melekat pada pokok anggur itu. Demikian juga dengan kita. Kita tidak akan dapat
menampakkan buah roh apabila tidak melekat pada pokok anggur itu sendiri, yaitu
Tuhan Yesus Kristus.
Dengan kata
lain, kita dapat mengatakan bahwa buah roh dapat terwujud dalam hidup seseorang
apabila ia beriman kepada Kristus dan mau menyalibkan segala hawa nafsu dan
keinginannya yang bertentangan dengan Allah (Galatia 5:24). Buah roh
adalah sikap hidup yang nampak sebagai hasil dari kedekatan hubungan kita
dengan Allah; hasil dari penyerahan diri yang utuh kepadaNya.
Kehidupan
menurut Roh bertentangan dengan kehidupan di dalam daging (=hawa nafsu dan
keinginan yang bertentangan dengan kehendak Allah). Galatia 5: 17 menyatakan
dengan jelas kepada kita, “Sebab keinginan daging berlawanan dengan
keinginan Roh, dan keinginan Roh bertentangan dengan keinginan daging, karena
keduanya bertentangan…” Dalam diri manusia memang terdapat suatu
pertentangan antara mengikuti keinginan daging atau keinginan Roh. Apabila kita
menuruti kehendak Roh maka kita dapat mengalahkan keinginan daging.
Itulah sebabnya Paulus berkata, “Hiduplah oleh Roh, maka kamu tidak akan
menuruti keinginan daging” (Galatia 5:16).
Allah
menginginkan kita agar menampakkan buah roh dalam sikap hidup kita. Sebab hidup
menurut Roh menunjukkan ciri hidup sebagai anak-anak Allah. Dalam Roma 8: 14
dikatakan, “Semua orang yang dipimpin oleh Roh Allah adalah Anak Allah.”
Dengan demikian, buah roh merupakan bukti nyata dari kehidupan sebagai
anak-anak Allah. Pada bagian berikut kita akan membahas lebih mendalam
satu-persatu dari buah roh tersebut di atas.
Terlambat UJIAN
* Humor *
TELAT UJIAN
Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat mengikuti ujian semester karena bangun kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak memberi alasan yang sama, agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.
Mahasiswa 1: Pak, maaf kami telat ikut ujian semester.
Mahasiswa 2: Iya, Pak. Kami berempat naik angkot yang sama dan ban angkotnya meletus.
TELAT UJIAN
Ada 4 orang mahasiswa yang kebetulan telat mengikuti ujian semester karena bangun kesiangan. Mereka lantas menyusun strategi untuk kompak memberi alasan yang sama, agar dosen mereka berbaik hati memberi ujian susulan.
Mahasiswa 1: Pak, maaf kami telat ikut ujian semester.
Mahasiswa 2: Iya, Pak. Kami berempat naik angkot yang sama dan ban angkotnya meletus.
Malaikat yang ketinggalan
Malaikat
yang ketinggalan
Pak Pendeta dan Pelayan Tuhan Pada suatu kali Pak Pendeta keburu-buru untuk pelayanan, tapi gara2 pesawat yg d tumpanginya telat mendarat, maka waktunya terbuang.. Tibalah seorang anak muda menjemput Pak Pendeta… |
Chatting with GOD
Chatting with GOD ( Penulis : Siska Purba)
Kemajuan teknologi dan komunikasi
pada zaman sekarang ini memudahkan kita untuk berkomunikasi. Beranekaragam
trend komunikasi pada saat ini antara lain; chatting lewat blackberry,
smarthphone, twitter, serta facebook yang sangat booming saat ini. Orang yang
sedang ber-chatting ria bisa melupakan banyak hal; lupa makan, lupa ngerjain
tugas, bahkan lupa berdoa. Kita mengorbankan banyak hal untuk kemajuan
teknologi saat ini kita mengorbankan uang untuk beli pulsa buat internetan
menggunakan blackberry ataupun untuk pergi kewarnet, kita mengorbankan waktu ,
kita mengorbankan orang disekitar kita tanpa kita sadari kita menjadi orang
yang acuh tak acuh ketika kita sedang menggunakan facebook ataupun twitter
sampai kita tidak mengetahui apa yang sedang terjadi disekitar kita.
Coba kita fikirkan !!!!
Untuk berkomunikasi dengan
beribu-ribu teman di facebook ataupun twitter kita rela mengeluarkan uang kita
untuk membeli blackberry, ataupun membeli pulsa untuk internetan atau pergi ke
warnet agar kita dapat berkomunikasi dengan teman dunia maya. Tetapi dengan
Tuhan? Kita nggak perlu melek teknologi atau harus punya blackberry untuk bisa
ngobrol dengan Tuhan. Kita bisa ngobrol dengan Tuhan dimana aja , dalam situasi
apa aja, dan GA PERLU BAYAR!!!!.
Kita bisa ngobrol dengan Tuhan tanpa perlu
nyiksa jari kita sampe pegel-pegel karena kita ga perlu capek-capek ngetik
lewat Hp lagi. Komunikasi dengan Tuhan ga perlu ngetik ini itu kita hanya
tinggal melipat tangan dan menutup mata kita bisa ngobrol dengan Tuhan selama
apapun itu sepuas hati kita dan itu lebih dari chatting dengan piranti
elektronik secanggih apapun , karena surga selalu online dengan anak-anak
Tuhan.
Namun sayang, banyak orang
percaya yang malas untuk ngobrol atau share dengan Tuhan, mereka lebih senang
ngobrol lewat internet sekalipun dengan orang yang ga mereka kenal. Padahal ,
setiap hari Tuhan udah nungguin kita datang dan bersekutu denganNya.
Sekarang mari kita renungkan
sejenak, haruskah kita selalu memikirkan hal duniawi??
Tuhan tidak menuntut apapun pada
kita, hanya percaya dan bersekutu pada dengannya! Dan bersekutu dengan Tuhan
tidaklah susah, hanya siapkan hati lipat tangan dan pejamkan mata, lalu
bayangkan Dia ada didepan kita, bayangkan wajahnya sejelas mungkin, lalu
ceritakanlah semua masalah, beban hidup serta sukacitamu pada Tuhan.
Dan percayalah...
Berkomunikasi dengan Tuhan itu
ISTIMEWA...







